Banyak orang mencari di internet tentang bisnis tanpa modal dan artikel-artikel ini di dunia maya banyak digemari orang baik tua maupun muda termasuk saya tentunya.

Namun saya tidak ingin menceritakan tips-tips bagaimana berbisnis tanpa modal uang, saya hanya ingin menceritakan pengalaman saya yang ternyata “Bisa Loh!”

Pastikan kamu baca sampai selesai agar tidak gagal paham.

Bisnis tanpa modal uang yang saya ceritakan ini ada facebook page-nya yaitu https://www.facebook.com/singaporeicecream/

Bagaimana saya memulai ini?

Saat itu saya masih bekerja di sebuah perusahaan konsultan IT terutama untuk oil and gas, saya termasuk yang memegang beberapa proyek dan sebagai pengatur proyek yang salah satu klien-nya adalah Chevron.

Saat serah terima proyek sudah selesai dilakukan dilanjutkan dengan sesi training selama 1 minggu dan saya sebagai trainer-nya. Dari sebagai trainer itulah saya dekat dengan orang-orang yang bekerja di Chevron, dan saya juga jadi tahu ada beberapa bisnis sampingan yang mereka jalankan, serta dioperasikan oleh keluarga mereka.

Berani bertanya

Dalam satu sesi istirahat saat training kami biasa berdiskusi sambil makan, tiba-tiba datang seseorang, sebutlah Mr X yang membawa es krim dalam bentuk kotak persegi panjang. Beliau bilang “Ayo cobain, tester-tester es krim singapore“. Saat itu saya masih belum familiar, beliau bilang rasanya tidak jauh dari Hagen Daz salah satu merk es krim terkenal.

Dan setelah dicoba memang rasanya enak. Saya bertanya ke Mr. X, “bisa saya jual lagi pak?” Saya pikir karena langsung dari produsen, keuntungan yang didapat ketika dijual kembali akan lebih besar.

Dari Mr X menjawab “Tentu bisa pak Buyung”, namun saat itu saya tanya, untuk penyimpanan ini membutuhkan apa, dan ternyata memang benar ada syarat minimal mempunyai Freezer 200L.

Pupuslah niat saya, karena saat itu saya tidak punya dana untuk membeli freezer. Namun dihari berikutnya saya coba negosiasi dengan Mr X, “Pak, saya memang ingin jualan, bapak bisa menyediakan modal freezer dulu, nanti saya cicil freezer-nya”. Dan tidak disangka Mr X menyanggupi memberikan freezer ditambah modal awal sebanyak 12 kotak es krim dibayar belakang, bahkan saya diminta cari sendiri Freezer-nya, dan uangnya di transfer.

Satu kotak es krim berharga modal 60 ribu buat rasa selain durian dan 90 ribu untuk rasa durian. Saya menjualnya seharga 90 rasa selain durian dan 120 ribu untuk rasa durian. Sehingga untung yang saya dapat per kotak adalah 30 ribu rupiah.

Setelah Freezer ready, dikirimkanlah ke rumah 12 pak es krim, tanpa ongkos kirim, Mr X yang langsung mengantarkan. Luar biasa.

Sebagai orang IT terutama profesi software engineer cara yang dipikirkan adalah jualan online.

Konsep Marketing

Karena sebelumnya pernah juga jualan komputer/pc/laptop, motor, hosting, toko online dan burger (nanti akan diceritakan berikutnya), kali ini benar-benar di konsep untuk pengembangan bisnisnya. Tantangannya adalah karena masih bekerja, dan juga sering lembur dan padatnya proyek, harus disiasati agar tidak mengganggu pekerjaan yang utama yang memang sudah janji/akad dengan perusahaan tempat bekerja, dan bagi saya ini merupakan tantangan tersendiri dalam mengatur efektifnya waktu saya bekerja.

Yang saya lakukan pertama sebelum dipasarkan adalah mencari partner yang bisa full time. Alhamdulillah istri saya dulu seorang guru matematika di sebuah SMK Multimedia, masih ada lulusan SMK yang belum bekerja dan berminat diajak kerjasama dalam membangun bisnis ini dengan bayaran persentase dari eskrim yang terjual.

Yang ke-dua, online marketing melalui facebook. Saya sudah punya akun facebook yang sudah di setujui facebook untuk bisa memasang iklan di facebook. Dan dalam sistem pembayaran, kita bisa membayar facebook dibelakang, artinya tidak perlu bayar dulu untuk melakukan pemasangan iklan. Sekaligus membuat facebook fan page untuk sebagai landing page sekaligus tempat testimoni dari para pembeli.

Yang ke-tiga, persiapan konten. Konten yang iklankan dipastikan menarik orang untuk mencoba karena menunjukkan kelezatan es krim

Yang ke-empat, persiapan bagaimana logistic pengiriman barang. Karena es krim secara rata-rata sifatnya mudah meleleh, saya berkonsultasi ke produsen tentang packaging pengiriman. Data yang saya dari produsen bahwa dapat es krim bisa bertahan 1 sampai dengan 2 jam sejak pengiriman tanpa disertai pendingin. Saat itu timing yang tepat, GO-JEK sedang melakukan promo besar-besaran kirim kemana saja 10,000 (sepuluh ribu), sehingga mudah bagi saya menghitung ongkos sekali kirim, dan juga memastikan jarak tidak lebih dari 25 KM pada saat itu. Jika lebih, saya akan memakai kendaraan motor pada titik tertentu agar bisa memenuhi 25 KM tersebut.

Yang ke-lima, persiapan membuat konsep franchise dimana disain franchise hanya berupa gambar dulu belum ada aslinya. Dari partner saya yang anak smk, saya mendapat referensi ada saudaranya anak SMK yang baru belajar dan bisa 3d Disain. Saya bilang ke partner saya, bisakah dijadikan belajar membuat disain 3d Gerobak Franchise, dan akhirnya saudaranya menyetujui. Selanjutnya final disain promo saya yang membuat disainnya beserta tulisannya memakai GIMP (Open source Graphics tool)

Setelah kelima persiapan selesai, mulailah eksekusi dengan menjual es krim satuan, sehingga mendapat banyak testimoni orang yang merasakan. Dengan kekuatan GO-JEK sebagai logistik pengiririman barang, dikombinasi iklan di facebook dengan optimasi targeting pelanggan yang sesuai, penjualan berjalan lancar sampai harus saya, istri saya dan partner saya bekerja sampai tengah malam menjawab permintaan dari pelanggan.

Setelah berjalan lancar selama 2 bulan, saya mulai memasarkan konsep franchise, dan ini sangat diminati dan banyak yang bertanya.

Pelanggan pertama Franchise

Pelanggan pertama franchise saya profilnya adalah orang yang tinggal di apartemen, dengan konsep franchise hanya menyediakan freezer, sticker, standing banner dan peralatan lainnya, dengan syarat pelanggan saya harus membayar dulu full harga franchise. Karena sudah dapat kepercaaan, akhirnya pelanggan ini menyetujui untuk transfer dulu. Dari sinilah saya mendapatkan modal untuk membeli peralatan franchise dan tentu saja mendapat selisih keuntungan.

Dari pelanggan pertama, saya jadikan portofolio yang bisa dijual lagi untuk pelanggan selanjutnya dan cukup berhasil.

Pesanan dari Acara Pernikahan

Suatu hal yang tidak diduga tiba-tiba datang pesanan dari Acara Pernikahan yang cukup bergengsi di Hotel Hilton Cengkareng. Dan ini merupakan portofolio yang mendongkrak penjualan es krim singapore ini.

Bisnis Tutup

Kok bisa bisnis-nya bagus jadi tutup, setelah menjalani beberapa bulan diputuskan tutup karena

  1. Saya tidak ada modal uang untuk mengembangkan bisnis ini, modal uang ini jika ada akan digunakan misalnya untuk menyewa tempat, menambah peralatan, produksi sendiri dan merekrut karyawan. Artinya scale business need money (Bayangkan GO-JEK, GRAB, TOKOPEDIA, dsb)
  2. Pekerjaan utama saya menyita banyak waktu dan pekerjaan ini yang menyokong perekonomian keluarga, saya tidak mau ambil resiko untuk mengorbankan ini
  3. Saya sementara sudah cukup senang bahwa konsep yang saya pikirkan dan saya implementasikan berhasil. Jika suatu saat ada orang baik yang mau menyokong modal, saya pun bisa berdiskusi dan mengimplementasikan bagaimana bisa membangun bisnis yang menguntungkan.

Demikian sharing singkat pengalaman saya, ikuti terus akun saya di Twitter: @3uyun9 | Instagram : @buyungbahari | Linkedin : @buyungbahari

Author

Seorang ayah dari 3 anak, yang mempunyai mimpi menjadi sebaik-baiknya manusia yaitu manusia yang paling bermanfaat.

Write A Comment