Cerita ini diharapkan dapat menjadi inspirasi buat semua orang yang merasa lelah mengejar mimpi.

Beliau namanya Pak Yanto, pekerjaan beliau sebelumnya adalah supir angkot. Penghasilan tidak lebih dari 50 ribu per hari, belum lagi dengan sistem setoran yang lebih banyak nombok-nya. Hari demi hari semakin sepi penumpang akibat peubahan zaman ke era digital yang tidak bisa dibendung . Tiap hari Pak Yanto melewati perumahan tempat tinggal saya, dan beliau bercerita bermimpi ingin menjadi marbot di mushalla ditempat tinggal saya.

Cerita bermula ketika Pak Yanto mendengar kabar, mushalla kami sedang mencari marbot tetap, melamarlah beliau, namun tidak lulus dikarenakan ada persyaratan jus Al Quran yang dihapal harus sekian. Pupuslah mimpi pak Yanto, namun beliau tetap berdoa dan berharap suatu saat bisa menjadi marbot di tempat tinggal saya. Sangat sederhana mimpinya.

Mushalla saya akhirnya menemukan marbot yang sesuai dan tinggal di mushalla dan memang disediakan tempat tinggal. Namun tidak bertahan lama hanya beberapa bulan karena marbot tersebut diterima ditempat lain dengan pekerjaan yang lebih baik. Kebingungan pihak DKM karena harus menjaga mushalla tetap ada yang azan tepat waktu dan sebagai imam, akhirnya pilihan jatuh ke Pak Y dengan harapan Pak Yanto bisa meningkatkan Ilmu Quran nya. Karena secara modal beliau mempunyai suara dan bacaan yang bagus.

Betapa bahagianya Pak Yanto menerima berita beliau diterima. Dari awalnya malu-malu sampai dari pihak DKM mempercayakan beliau sesekali jadi Imam dan peningkatan bacaan beliau luar biasa.

Marbot… Mungkin profesi ini jarang yang ada yang berminat karena minimnya pedapatan secara finansial, namun entah kenapa Pak Yanto bermimpi ingin menjadi marbot.

Allah yang mengangkat derajat beliau menjadi Imam shalat dimana ma’mum-nya ada direktur, pejabat, manager dan profesi lainnya yang mungkin secara dunia dianggap terhormat. Namun saya se-yakin-yakinnya, di akherat kelak bisa jadi beliau mendapat tempat tertinggi di sisi Allah swt.

Sekarang beliau menjadi guru tahfiz buat anak-anak kami, semoga Allah membalas kebaikan beliau dan memberikan ganjaran amal jariyah yang terbaik.

Dari cerita ini, tidak ada mimpi yang tidak mungkin selama kita yakin dan terus menanamkan dalam diri kita yang tanpa sadar menghasilkan energi yang membawa kita sedikit demi sedikit menggapai mimpi kita.

Kalaupun mimpi dan doa kita belum dikabulkan, bisa jadi jalan yang kita anggap paling baik, belum tentu baik buat kita menurut Allah.

Author

Seorang ayah dari 3 anak, yang mempunyai mimpi menjadi sebaik-baiknya manusia yaitu manusia yang paling bermanfaat.

Write A Comment